Oleh: CAK LIL
Pada
dasarnya manusia hanya dapat menerima apa yang ia peroleh , entah itu dalam bentuk
empiris ataupun edukasi, sehingga dapat di implementasikannya minimal terhadap diri sendiri dan maksimal pada
lingkungan sekitarnya. Namun yang sering di jumpai malah sebaliknya, yaitu sangat
minimnya orang-orang seperti yang saya
sebutkan tadi ,di kalangan masyarakat kecil
ataupun masyarakat luas. Karena realita yang ada di masayarakat hanya ada rasa sadar saja, tapi sukar untuk menyadari , apa yang sudah di pelajari.
Sadar adalah merepukan rasa tahu dan mengerti yang dialami dari seorang manusia , sehingga sangatlah
penting sekali untuk membedakan dan mengetahui keadaan dari seorang manusia
waras atau tidak waras, dalam bersikap atau memberikan tindakan , beda lagi
dengan menyadari yang memang lebih mengarah pada sesuatu bentuk perilaku yang
sudah dia alami.
Namun
tak jarang pula di temukan seseorang saat ini hanya mengalami proses edukasi saja, tapi sukar dan jarang sekali untuk meng-implementasikannya yang sudah didapatkan, akibatnya ialah hanya menjadi
penikmat proses, tapi tidak pernah merasakan sebuah nikmatnya progres. Itulah
yang saat ini di rasakan oleh seorang manusia. Maka sebenarnya adalah PR bagi
kita semua, untuk dapat menjawab persoalan yang saat ini sedang berlangsung,
agar semua manusia menyadari akan hal itu.
Dan
yang paling terpenting lagi sebenarnya adalah lingkungan, karena lingkungan sangat
berpengaruh untuk membentuk karakter dari seorang manusia dalam bertindak
ataupun bersikap, sekali lagi perlu juga
di sadari oleh seseorang untuk dapat menghindari perilaku-perilaku yang tidak
benar dan kurang baik, seperti halnya tadi , hanya bisa sadar akan sesuatu tapi
tidak pernah menyadari akan Sesuatu itu. Perlu juga yang namanya penyaringan
dalam bergaul dengan lingkungan sekitar, biar tidak gampang ber-asumsi belaka.
Oleh
karena itu, memberikan arti dari sebuah kesadaran memang sangat penting untuk
di terapkan , karena pengaruhnya berdampak pada sebuah perubahan, walaupun tidak
mencakup secara universal, karena yang terpenting bukan cara memulainya, tapi bagaimana untuk
perkembangannya. sekaligus manusia juga menyadari sebagai fitrahnya, yaitu
memberikan pelajaran dan mengamalkannya.
NB:SARAN DAN MASUKAN SANGAT DI BUTUHKAN, ASALKAN MEMBANGUN

Komentar
Posting Komentar