QRIS, untuk Sejuta Mamfaat dalam Bertransaksi



Kalau Dulu kita menganal sebuah transaksi yang serimg kita sebut sistim barter, yakni barang haru ditukar dengan barang  juga . walaupun dalam bentuk  benda yang berbeda. Namun harus jtidak lupa juga  bahwa transaksi tersebut harus  mengetumakan saling suka sama suka antara kedua belah pihak.  Seiring dengan perkembangan zaman ternyata proses transaksi terbut mulai bergulir dengan menggunakan sebuah alat tukar yang sedikit efesien, yakni dalam bentuk uang kertas maupun koin.

Uang kertas kadang membuat kita selalu kerepotan, contohnya gampang sobek atau bahkan sering hilang dari gemgaman tangan kita. Dari pada itu tentunya kita perlu sebuah jalan tengah dengan berbagai perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, apalagi kita sekarang mengenal industri 4,0. maka saya rasa sangat perlu hadir sebuah trobosan atau inovasi baru di dalam menyeleraskan antara kebutuhan manusia masa kini, hususnya dalam bidang transaksi. Sehingga kedepannya kita dapat mengakses sebuah transaksi yang lebih efesien dan efektif.

Memang tidak gampang ketika berbicara sebuah enovasi dalam perkembangan zaman yang sangat cepat ini. Maka sebuah kompentensi dan profesionalitas dalam bidang tertentu, seperti dalan bidang IT. Namun sekarang kita jangan dulu bersedih dengan sebuah kompetensi itu. Karena apa? Ia karena sekarang BI (Bank Indonesian) mulai membuat trobosan itu dengan di buatnya sebuah sistem pembayaran dengan menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Apa sih QRIS? QRIS merupakan salah satu aplikasi yang mempunyai korelasi dengan aplikasi-aplikasi  seperti dompet elektronik atau mobile E-banking. Kita dapat ketahui bahwa implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku per 1 Januari 2020, guna memberikan masa transisi persiapan bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). Peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu. Dan ini dapat mempermudah sebuah akses transaksi bagi kita semua yang lebih efesien dan efektif.

Katika berbicara QRIS maka perlunya juga kita mengetahui sebuah mamfaat bagi sebuah ekonomi di indonesia. Kita dapat melihat salah satu mamfaat  diadakanya QRIS ini, yakni sebuah penyampaian dari bapak Perry Warjiyo selaku Gubernur Bank Indonesia. Beliau menyampaikan QRIS mempunyai sebuah visi yang UNGGUL ( Universal, Gampang, Untung dan Lansung). Nah, Ini merupakan sebuah harapan baru yang dapat kita interpretasikan dalam bidang ekonomi. Sekarang kita coba beah satu persatu dalam makna UGGUL :

Pertama Universal, dapat kita maknakan sebuah yang mempunyai sifat inklusif, yakni dapat di gunakan dalam semua lapisan masyarakat indonesia di dalam transaksi, baik dalam negeri ataupun luar negeri. Dan ini dapat membantu sebuah hubungan perdagangan internasional yang lebih berinovasi, hususnya masyarakat Indonesia.

Kedua Gampang, membuat masyarakat lebih gampang bertransaksi. Jadi kalau biasanya membawa uang rupiah dalam genggaman tangan, sekarang hanya cukup membawa Hand Phone untuk melakukan transaksi tersbeut.

Ketiga Untung,  di dalam transaksi menggunakan QRIS tentunya antara pejual dan pembeli dapat sebuah timbal balik. Pembeli juga lebih gampang dalam membayar sebuah yang di beli dan penjual pun sama akan merasakan hal itu. Dan enaknya lagi QRIS juga dapat bekerjasama dengan aplikasi seperti AVO, Dana, dll.

Keempat Langsung, artinya ketika ada sebuah transaksi kita dapat lebih efesien dan efektif. Karena berbed dengan nilai tukar kertas, kalau kertas mungkin masih ada kelembatan dalam transaksi karena masih harus ada proses pengembalian jika uang yang di bayarkan lebih. Berbeda dengan QRIS, ia langsung auto kebutuhan pembeli.

Selanjutnya Manfaat QRIS Bagi Pebisnis. Kehadiran QRIS membawa banyak manfaat dan keuntungan bagi para pebisnis. Dengan mendaftar QRIS, Anda bisa dapatkan banyak kemudahan yang bisa menunjang bisnis Anda menjadi lebih maju dan berkembang pesat. Berikut beberapa mamfaatnya

Mempermudah transaksi di setiap pembelian ataupun penjualan.
 Jadi tidak ada lagi untuk memperlambat proses sebuah transaksi.karean hanya Dengan QRIS, seluruh transaksi non-tunai di toko Anda akan berjalan lebih cepat dan mudah. Karena Anda cukup menyediakan 1 QR Code untuk menerima pembayaran digital dari berbagai aplikasi pembayaran berbeda

Menyediakan Lebih Banyak Alternatif  di dalam Pembayaran.
Jadi kalau dulu hanya terbatas pada nilai uang kertas atau koin, namun sekarang lebih banyak melayani pembayaran digital dari berbagai bank dan e-wallet, seperti OVO, Gopay, Dana, LinkAja, hingga ShopeePay.

 Mencegah Peredaran Uang Palsu
Pastinya dengan adanya proses sistem digital dalam pembayaran akan mengurangi dan bahkan turut menumbuhkan cashless society dan meminimalisir resiko peredaran uang palsu yang dapat merugikan.

  Ruang kerja di kantor lebih Rapi, Modern, dan Kekinian
Kalau dulu di sebuah kantor lebih banyak dengan tumpukan kertas ataupun berkas-berkas di kantor, sekarang hanya cukup menampilkan 1 QR Code untuk menerima berbagai aplikasi pembayaran, meja kasir di toko/ usaha Anda pun bisa tampak lebih rapi dan sedap dipandang mata. Dengan melayani berbagai pembayaran digital, toko/ usaha Anda juga akan terkesan lebih modern dan kekinian.

Lebih mudah dalam Pendaftaran Merchant
Sekarang tidak banyak kesulitan  dalam mendaftar merchant satu per satu lagi. Karena Anda cukup mendaftar QRIS 1x dan Anda pun bisa menerima pembayaran digital dari berbagai bank dan e-wallet.

Mempermudah di dalam Pemantauan dan Analisis Keuangan Bisnis
Karena dengan menggunakan QRIS, Anda bisa mengecek riwayat transaksi di toko/ usaha Anda secara real-time. Anda pun tidak perlu mencatat setiap transaksi secara manual, karena semua data transaksi terekam otomatis.Sehingga memudahkan Anda dalam memantau hasil penjualan yang terjadi di toko Anda.

Jadi, tujuan adanya QRIS ini tak lain agar pembayaran digital jadi lebih mudah bagi masyarakat dan dapat diawasi oleh regulator dari satu pintu. Karena telah berstandar, QRIS dapat digunakan lintas platform. Sebagai gambaran, A pengguna GoPay, lalu B punya OVO, C punya DANA, dan D punya LinkAja. Mereka semua bisa bertransaksi pada merchant yang melayani pembayaran nontunai dengan QRIS. Artinya, pengguna GoPay tak terbatas transaksinya hanya pada merchant mitra GoPay, begitupun  juga lainnya.

Batasan Transaksi Dalam aturan pelaksanaan QRIS, batas nominal transaksi QRIS maksimal Rp 2 juta per transaksi. Akan tetapi, penerbit (PJSP) bisa menetapkan batas nominal kumulatif harian dan/atau bulanan atas Transaksi QRIS yang dilakukan oleh masing-masing pengguna. Penetapan batas nominal kumulatif itu dengan syarat penerbit punya pertimbangan manajemen risiko yang baik.

Biaya Transaksi Bank Indonesia (BI) menetapkan biaya transaksi atau merchant discount rate (MDR) dengan teknologi kode Quick Response (QR Code) 0,7%. Biaya ini ditanggung oleh mitra penjual/merchant yang menggunakan QRIS. Regulator menyebut angka tersebut terbilang kecil. “Switching di Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) 1%, di QRIS 0,7%. Jadi sudah pasti lebih murah,” kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Pungky Wibowo. Sedangkan, Asosiasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia atau Akumindo.

Komentar